Cari Blog Ini

Kamis, 28 Oktober 2010

Foto Letusan Merapi Dari Rekaman Satelit NASA









Gunung paling aktif di dunia, Merapi, saat ini sedang menggeliat. Masyarakat cemas menunggu, apakah ia akan meletus dan mengirimkan malapetaka berikutnya. Apalagi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVG) telah meningkatkan status Merapi menjadi Awas, terhitung sejak Senin 25 Oktober 2010.

Sejarah mencatat, sejak tahun 1548, Merapi sudah meletus sebanyak 68 kali--dengan letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun, dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali. Letusan dahsyat pernah terjadi antara lain tahun 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930.

Letusan besar pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu. Di tahun 1930, letusan Merapi menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1.370 orang.

Letusan terakhir Merapi terjadi tahun 2006 lalu. Pada 4 Juni 2006, dilaporkan bahwa aktivitas Gunung Merapi telah melampaui status 'awas'.

Foto letusan Merapi 6 Juni 2006


Kemudian pada 8 Juni 2006, Gunung Merapi pada pukul 09:03 WIB meletus dengan menyemburkan awan panas yang membuat ribuan warga di wilayah lereng panik dan melarikan diri ke tempat aman.

Fenomena letusan Merapi tak luput dari pantauan NASA. Badan Antariksa AS ini merekam kondisi Merapi melalui foto satelit. Foto pertama direkam alat Advanced Spaceborne Thermal Emission and Reflection Radiometer (ASTER) di satelit Terra milik NASA pada 26 April 2006.

Foto Merapi tanggal 26 April 2006

Foto itu menunjukkan awan panas muncul dari puncak Merapi, yang dikelilingi lava hitam dan puing-puing hasil erupsi sebelumnya. Lereng gunung tampak berwarna merah.

Foto kedua pada 6 Juni 2010 juga merupakan hasil bidikan ASTER. Warna merah dalam foto mengindikasikan vegetasi dan yang lebih cerah adalah tumbuhan. Awan digambarkan dengan warna terang atau putih buram. Sementara, awan vulkanis tampak berwarna kelabu suram yang bertiup ke arah barat daya.



sumber :http://terselubung.blogspot.com/2010/10/foto-letusan-merapi-dari-rekaman.html
Nyaris  Saja
By: Heru  Prasetio
   Siang itu terik matahari sangat membakar kulit. Seperti biasa siang hari pulang dari sekolahsekitar pukul 13.30 aku menunggu bus warna krem jurusan perumnas pujaan hati ku.Aku harus menunggu sekian lama karena bus inilah yang satu-satunya menghantarkan ku ke tempat ku kerja. Yupz, meskipun aku masih berstatus 'abu-abuers' namun aku telah bekerja paruh waktu di salah satu perusahaan media masa terbesar di kota Palembang sebagai wartawan pelajar. Setelah kian lama menunggu akhirnya bus pujaan hatiku datang, aku pun langsung masuk bus dan duduk di bangku penumpang paling belakang.
  Perasaan ganjil pun terus menghantuiku. Saat bus berada di atas jembatan Ampera (itu tuh jembatan kebanggan warga Palembang), aku mendengar suara sepeti petasan yang meledak didalam bus itu. Aku sangat kaget dan cemas sekali, karena takut akan terjadi hal yang berbahaya pada bus yang ku tumpangi. Setelah melintasi jembatan ampera laju bus semakin tak karuan, dan syukurlah akhirnya berhenti di depan masjid raya agung Palembang. Sopir bus tersebut mengatakaan kalo rem bus nya 'blong' alias putus dan sangat berbahaya jika perjalanan dilanjutkan. Kami pun di alihkan ke bus yang lain. "untung saja nggak terjadiapa-apa," gumamku dalam hati.
  Setelah berada di bus kedua aku merenungi peristiwa yang baru kualami. Ternyata benar peristiwa yangmembahayakan ini berhubungan dengan mimipi ku semalam. Aku bermimipi melintasi jembatan ampera dan ketika berada di atas jembatan tersebut, aku merasa jembatan itu rubuh dan terputus serta menelan korban banyak. Agak mirip sih dengan kejadian baru tadi. Setelah sekian lama merenung di dalam bus, akhirnya aku sampai di tempat ku kerja. Entah mengapa kesialan ku pun menyusul, tatkala supervisor tempat ku kerja marah kepada ku karena pekerjaan ku yang rada-rada nggak becus. Aku diomelin dua jam penuh. Nggak hanya itu, rekan kerja ku yang notabenenya masih abu-abuers ikut kena imbasnya. Untung saja ada salah satu rekanku cewek nggak marah kepadaku, malahan memberi motivasi kepada ku untuk tetap tegar dan profesional dalam bekerja.
   Nggak terasa waktu telah menunjukan pukul 17.00 aku pun pulang dari tempat kerjaku. Seperti biasa,aku harus menunggu lama kehadiran bus berwarna krem itu sambil terus meratapi kejadian yang ku alami hari ini. Bus telah datang, aku pun masuk ke dalam bus meskipun sesak penuh orang dan harus tegak berdiri. Di dalam bus udara nyapanas mem'babi buta' dan banyaksekali penumpangnya. Aku merasakan sesuatu yang bergerak-gerak melucuti tas ku.Bener sekali dugaan ku. Ternyata tadi ada orang yang berusaha mengambil sesuatu dari dalam tas ku. Untung saja nggak ada sesuatu barang yang diambil dari tangan pencuri itu karena aku telah duduk dan nggak berdiri lagi. Dan lagi-lagi aku meresakan ke anehan yang terjadi didalam bus yang kutumpangi ini.
     Aku merasakan laju bus ini nggak berarturan dan rasa-rasa nya aku pernah naik bus ini. That's right, ternyata ini  adalah bus yang ku tumpangi tadi. Bus yang hampir mencelakan kami tadi. Di dalam bus banyak sekali orang dewasa dan paramanula, mungkin cuma aku anak SMA. Aku berdoa di dalam hati agar bus ini nggak terjadi apa-apa lagi sambil menghembuskan zikir-zikir kepada sang khaliq. Aku sangat takut, rasanya aku ingin turun dari bus ini. Tapi apa dikata, aku nggak punya uang lagi tuk menumpangi bus yang lain. Hanya rasa pasrah kepada tuhan yang ku korbankan. Puncak ketegangan pun kian membara saat bus berada di jembatan ampera. Suasana nya sangat macet dan kendaraan lalu-lalang tak karuandan akhirnya kejadian yang ku cemaskan itu benar-benar terjadi.
   "garrgh!!" aku mendengar suara tabrakan yang besar. Tubuh mungilku terhempas kedepan. Suasana dalam bus riuh dan menegangkan. Aku melihat nenek tua terhempas dan terlukaparah. Banyak sekali orang terluka di dalam bus itu. Ada kakinya yang terkilir,tangannya berdarah dan matanya mengeluarkan tetesan darah. Ada juga penumpang yang selamat dan marah-marah kepada supir bus tersebut. Ternyata bus ini menabrak mobil kijang yang sekarang bentuknya nggak karuan. Sungguh ironis kejadian hari ini. Tapi, anehnya meskipun aku terhempas kedepan tapi tubuhku tidak merasakan sakit apa pun. Sungguh kejadian yang luar biasa dan mungkin ini tak terlepas dari asma allah yang selalu ku hembuskan sebelum kejadian ini."Alhamdulillah ya allah!" ucapku dalam hati. Setelah kejadian ini, akhirnya supir bus di amankan oleh pihak yang berwajib, sedangkan aku dan beberapa orang lainnya  yang selamat di pindahkan ke bus lain. Terima kasih Tuhan!

depan sman 4 plg
bus perumnas krem pujaan hatiku
jembatan ampera
di atas jembatan ampera
di depan masjig agung
sriwijaya post
sesak penuh orang
zikir
bus nabrak mobil (sorry, bukan bus perumnas)
plaju
 
 
 
tamat
nb; comment yah

Senin, 19 Oktober 2009

Dasar Si Parasit Kebudayaan :p


Batik asli Indonesia Angklung

Berikut ini adalah daftar artefak budaya Indonesia yang diduga dicuri, dipatenkan atau diklaim oleh korporasi asing, oknum warga negara asing, ataupun negara lain: Sumber http://budaya-indonesia.org
1. Batik dari Jawa oleh Adidas
Nama Artefak : Batik Jawa Asal Daerah : Jawa Kategori : Motif Tahun Klaim: 2006 Exploitor : Adidas Modus : Produksi Topi, Jaket dan Sepatu bermotif batik Keterangan : Merupakan program materials of the world Sumber : adidas.com
2. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia


Tari Pendet
Nama Artefak : Naskah Kuno Dari Riau
Asal Daerah : Riau
Kategori : Naskah Kuno
Tahun Klaim: 2007
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim dan eksploitasi komersial
Keterangan : Dibawa ke Malaysia, dibuat versi online (pengunjung harus membayar untuk melihatnya)
Sumber : Kompas, 12 Desember 2007


3. Naskah Kuno dari Sumetera Barat oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Naskah Kuno Dari Sumatera Barat
Asal Daerah : Sumatera Barat
Kategori : Naskah Kuno
Tahun Klaim: 2007
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim dan eksploitasi komersial
Keterangan : Dibawa ke Malaysia, dibuat versi online (pengunjung harus membayar untuk melihatnya)
Sumber : Kompas, 12 Desember 2007


4. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Naskah Kuno Dari Sulawesi Selatan
Asal Daerah : Sulawesi Selatan
Kategori : Naskah Kuno
Tahun Klaim: 2007
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim dan eksploitasi komersial
Keterangan : Dibawa ke Malaysia, dibuat versi online (pengunjung harus membayar untuk melihatnya)
Sumber : Kompas, 12 Desember 2007


5. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Rendang
Asal Daerah : Sumatera Barat
Kategori : Makanan dan Minuman
Tahun Klaim: 2007
Exploitor : Oknum WN Malaysia
Modus : Paten
Keterangan : Dipatenkan
Sumber : Liputan 6 SCTV, 28 Oktober 2007


6. Rendang dari Sumetera Barat oleh Oknum WN Malaysia

Nama Artefak : Sambak Bajak
Asal Daerah : Jawa Tengah
Kategori : Makanan dan Minuman
Tahun Klaim: 2001
Exploitor : Oknum WN Belanda
Modus : Paten
Keterangan : Dipatenkan dan diproduksi masal di Australia
Sumber : Kompas, 1 Maret 2001


7. Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda

Nama Artefak : Sambak Bajak
Asal Daerah : Jawa Tengah
Kategori : Makanan dan Minuman
Tahun Klaim: 2001
Exploitor : Oknum WN Belanda
Modus : Paten
Keterangan : Dipatenkan dan diproduksi masal di Australia
Sumber : Kompas, 1 Maret 2001


8. Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda

Nama Artefak : Sambak Petai
Asal Daerah : Riau
Kategori : Makanan dan Minuman
Tahun Klaim: 2001
Exploitor : Oknum WN Belanda
Modus : Paten
Keterangan : Dipatenkan dan diproduksi masal di Australia
Sumber : Kompas, 1 Maret 2001



9. Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda

Nama Artefak : Sambak Nanas
Asal Daerah : Riau
Kategori : Makanan dan Minuman
Tahun Klaim: 2001
Exploitor : Oknum WN Belanda
Modus : Paten
Keterangan : Dipatenkan dan diproduksi masal di Australia
Sumber : Kompas, 1 Maret 2001


10. Tempe dari Jawa oleh Beberapa Perusahaan Asing

Nama Artefak : Tempe
Asal Daerah : Jawa
Kategori : Makanan dan Minuman
Tahun Klaim: Bervariasi
Exploitor : Oknum WN Jepang
Modus : Beberapa Perusahaan Asing
Keterangan : Tercatat ada 19 paten tentang tempe, di mana 13 buah paten adalah milik AS, yaitu: 8 paten dimiliki oleh Z-L Limited Partnership; 2 paten oleh Gyorgy mengenai minyak tempe; 2 paten oleh Pfaff mengenai alat inkubator dan cara membuat bahan makanan; dan 1 paten oleh Yueh mengenai pembuatan makanan ringan dengan campuran tempe. Sedangkan 6 buah milik Jepang adalah 4 paten mengenai pembuatan tempe; 1 paten mengenai antioksidan; dan 1 paten mengenai kosmetik menggunakan bahan tempe yang diisolasi. Paten lain untuk Jepang, disebut Tempeh, temuan Nishi dan Inoue (Riken Vitamin Co. Ltd) diberikan pada 10 Juli 1986. Tempe tersebut terbuat dari limbah susu kedelai dicampur tepung kedele, tepung terigu, tepung beras, tepung jagung, dekstrin, Na-kaseinat dan putih telur.
Sumber : http://www.icrp-online.org/wmprint.php?ArtID=170


11. Lagu Rasa Sayang Sayange dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Lagu Rasa Sayang Sayange
Asal Daerah : Maluku
Kategori : Musik dan Lagu
Tahun Klaim: 2007
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Paten
Keterangan : Dipatenkan dan digunakan
Sumber : Liputan 6 SCTV, 28 Oktober 2007


12. Tari Reog Ponorogo dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Reog Ponorogo
Asal Daerah : Jawa Timur
Kategori : Tarian
Tahun Klaim: 2008
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Klaim dan eksploitasi komersial
Sumber : www.heritage.gov.my


13. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : lagu Soleram
Asal Daerah : Riau
Kategori : Lagu
Tahun Klaim: 2007
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Klaim dan eksploitasi komersial
Sumber : www.heritage.gov.my


14. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Lagu Injit-injit Semut
Asal Daerah : Jambi
Kategori : Lagu
Tahun Klaim: 2000
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Klaim dan eksploitasi komersial
Sumber : www.heritage.gov.my


15. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Gamelan
Asal Daerah : Pulau Jawa
Kategori : Alat Musik
Tahun Klaim: 2000
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Klaim dan eksploitasi komersial
Sumber : www.heritage.gov.my


16. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Tari Kuda Lumping
Asal Daerah : Jawa Timur
Kategori : Tarian
Tahun Klaim: tidak diketahui
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Klaim dan eksploitasi komersial
Sumber : www.heritage.gov.my


17. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Tari Piring
Asal Daerah : Sumatera Barat
Kategori : Tarian
Tahun Klaim: tidak diketahui
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Klaim dan eksploitasi komersial
Sumber : www.heritage.gov.my


18. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Lagu Kakak Tua
Asal Daerah : Maluku
Kategori : Lagu
Tahun Klaim: tidak diketahui
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Klaim dan eksploitasi komersial
Sumber : www.heritage.gov.my


19. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Lagu Anak Kambing Saya
Asal Daerah : Nusa Tenggara
Kategori : Lagu
Tahun Klaim: tidak diketahui
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Klaim dan eksploitasi komersial
Sumber : Diputar saat pertunjukan Musical Fountain di Singapura dan diklaim sebagai lagu Malaysia


20. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara
Asal Daerah : Jawa Tengah
Kategori : Ornamen
Tahun Klaim: 2005
Exploitor : Oknum WN Perancis
Modus : Paten
Keterangan : Dipatenkan dan diproduksi
Sumber : Tempo, 2 April 2008 (http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa/jawamadura/2008/04/02/brk,20080402-120239,id.html


21. Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis

Nama Artefak : Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara
Asal Daerah : Jawa Tengah
Kategori : Ornamen
Tahun Klaim: 2004
Exploitor : Oknum WN Inggris
Modus : Paten
Keterangan : Dipatenkan dan diproduksi
Sumber : Berita Kriya, 10 April 2008 (http://id.indonesian-craft.com/news/54/tahun/2008/bulan/04/tanggal/10/id/200/


22. Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris

Nama Artefak : Batik Parang
Asal Daerah : Yogyakarya
Kategori : Motif Kain
Tahun Klaim: 2006
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Paten
Keterangan : Diklaim dan Dipatenkan
Sumber : http://batikindonesia.info/2006/03/31/batik-parang-dipatenkan-malaysia/


23. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti
Asal Daerah : Bali
Kategori : Ornamen
Tahun Klaim: 2005
Exploitor : Oknum WN Amerika
Modus : Paten
Keterangan : Kisah sedih yang dialami pengerajin perak Desak Suwarti dari Desa Celuk, Gianyar, yang harus berurusan dengan WTO. Ia dituduh melanggar Hak Kekayaan Intelektual (Haki) atau Trade Related Intellectual Property Rights (TRIPs), karena menjual kepada orang lain desain produk yang pernah dibuatnya untuk konsumen berkebangsaan Amerika, yang selanjutnya mematenkan desain tersebut sebagai Haki miliknya.
Sumber : Bali Post, 26 Juni 2005 (http://www.balipost.co.id/balipostcetak/2005/6/26/opini.html


24. Desain Kerajinan Perak Desak Suwarti dari Bali oleh Oknum WN Amerika

Nama Artefak : Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat
Asal Daerah : Berbagai daerah di Indonesia
Kategori : Tata cara pengobatan dan pemeliharaan kesehatan
Tahun Klaim: 2002
Exploitor : Shiseido Co Ltd
Modus : Paten
Keterangan : Telah berhasil digagalkan
Sumber : Tempo, 28 January 2002 (http://www.korantempo.com/news/2002/1/28/Nasional/55.html


25. Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd

Nama Artefak : Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat
Asal Daerah : Berbagai daerah di Indonesia
Kategori : Tata cara pengobatan dan pemeliharaan kesehatan
Tahun Klaim: 2002
Exploitor : Shiseido Co Ltd
Modus : Paten
Keterangan : Telah berhasil digagalkan
Sumber : Tempo, 28 January 2002 (http://www.korantempo.com/news/2002/1/28/Nasional/55.html


26. Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Badik Tumbuk Lada
Asal Daerah : Kepulauan Riau, Deli dan Siak
Kategori : Senjata dan Alat Perang
Tahun Klaim: 2005
Exploitor : Perpustakaan Negara Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Di situs resmi Perpustakaan Negara Malaysia, ia disebut warisan budaya Malaysia
Sumber : http://malaysiana.pnm.my/05/0501badik.htm


27. Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda

Nama Artefak : Kopi Gayo
Asal Daerah : Aceh
Kategori : Makanan dan Minuman
Tahun Klaim: 2008
Exploitor : Holland Coffee
Modus : Merek Dagang
Keterangan : Didaftarkan sebagai merek dagang oleh Holland Coffee, sebuah perusahaan multinasional (MNC) Belanda. Akibatnya petani tidak bisa lagi memakai merek Kopi Gayo. Saat ini pemerintah tengah berusaha untuk ntuk pendaftraan merek kopi gayo
Sumber : http://www.kompas.com/read/xml/2008/05/28/15421243/paten.kopi.gayo.milik.belanda.toraja.milik.jepang dan http://www.dgip.go.id/ebscript/publicportal.cgi?.ucid=2663&ctid=23&id=1905&type=2


28. Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang

Nama Artefak : Kopi Toraja
Asal Daerah : Sulawesi Selatan
Kategori : Makanan dan Minuman
Tahun Klaim: 2005
Exploitor : Key Coffee (Jepang)
Modus : Merek Dagang
Keterangan : Kopi jenis arabika ini disebut-sebut sebagai "queen of coffee" di dunia, bersama dengan kopi dari Kolombia, lantaran aroma dan cita rasanya yang sedap. Mestinya kopi yang ditanam di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, itu bisa menjadi produk khas Indonesia. Namun apa lacur, ternyata merek Kopi Toraja sudah didaftarkan oleh Key Coffee di Jepang. Alhasil, eksportir Indonesia tak bisa langsung menjual Kopi Toraja ke Jepang dan AS--kecuali lewat Key Coffee. Jika mengekspor langsung, pihak Indonesia bisa dituding melanggar merek yang telah didaftarkan di sana.
Sumber : Warta Ekonomi, tanggal 16 April 2004


29. Musik Indang Sungai Garinggiang dari Sumatera Barat oleh Malaysia

Nama Artefak : Musik Indang Sungai Garinggiang
Asal Daerah : Sumatera Barat
Kategori : Musik dan Lagu
Tahun Klaim: 2007
Exploitor : Tim kesenian Malaysia "Cinta Sayang" pada 14 Oktober 2007 di Asia Festival 2007, Osaka, Jepang (Jepang)
Modus : Dipergunakan di forum internasional
Keterangan : Menurut informasi yang diperoleh, penggunaan lagu Indonesia itu diketahui saat berlangsungnya acara Asia Festival 2007 yang diikuti oleh Negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia dan Malaysia pada 12-14 Oktober lalu. Salah seorang staf konsulat Jenderal Osaka ketika itu tengah menyaksikan penampilan tim kesenian Malaysia "Cinta Sayang" pada 14 Oktober lalu. Salah satu tarian yang ditampilkan Malaysia menggunakan iringan musik yang berasal dari Sumatera Barat (Sumbar), yaitu "Indang Sungai Garinggiang". Sebelum dan sesudahnya pihak Malaysian Tourism Office di Osaka yang mengelola penampilan tim kesenian tersebut sama sekali tidak memberi penjelasan bahwa lagu yang dipakai sebagai musik pengiring tarian itu adalah lagu yang berasal dari Indonesia.
Sumber : Antara, tanggal 25 Oktober 2007 (http://antara.co.id/arc/2007/10/25/malaysia-kembali-bajak-lagu-daerah-indonesia-di-osaka/


30. Kain Ulos oleh Malaysia

Nama Artefak : Kain Ulos
Asal Daerah : Sumatera Utara
Kategori : Motif Kain
Tahun Klaim: 2008
Modus : Dipertunjukkan sebagai Kebudayaan Malaysia
Keterangan : Menurut informasi yang diperoleh, kain ulos tersebut digunakan pada acara yang mewakili kebudayan negara-negara yang ada di Malaysia. Kain dipakai dalam suatu tarian, yang kalau tidak salah jenisnya ‘ragi hotang’, dengan tarian yang mirip tortor, hanya tangan mereka tidak ‘manyomba’ di depan dada, tapi diletakkan di samping paha kiri dan kanan dan kakinya ‘manyerser’ -serser.
Sumber :Lidyanata Blog http://lidyanata.blogspot.com/2008/05/sejak-kapan-orang-malaysia-pake-ulos.html


31. Alat Musik Angklung oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Alat Musik Angklung
Asal Daerah : Jawa Barat
Kategori : Alat Musik
Tahun Klaim: 2006
Exploitor : Pemerintahan Malaysia
Modus : Menumpang belajar di Indonesia lalu memperjuangkan HAKI di mata internasional
Keterangan : Membudidayakan bambu untuk angklung, belajar mengolah teknologi untuk pembuatan angklung dan memperjuangkan HAKI di mata internasional
Sumber : Republika, 14 Desember 2006, dengan judul artikel ANGKLUNG INDONESIA DI TANGAN MALAYSIA


32. Lagu Jali-Jali oleh Pemerintah Malaysia

Nama Artefak : Lagu Jali-Jali
Asal Daerah : Jakarta
Kategori : lagu
Tahun Klaim: 2007
Exploitor : Pemerintahan Malaysia
Modus : Klaim memiliki lagu tersebut
Keterangan : Disebutkan oleh Malaysia sebagai lagu asli dari Langkawi
Sumber : Wawancara dengan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia, Jero Wacik di Harian Suara Karya, 27 Oktober 2007 dengan judul artikel "Menbudpar Jero Wacik: Lagu "Jali Jali" Milik Indonesia " (http://www.suarakarya-online.com/news.html?id=185059

33. Tari Pendet oleh Pemerintah Malaysia
Nama Artefak : Tari Pendet
Asal Daerah : Bali
Kategori : Tarian
Tahun Klaim: 2009
Exploitor : Pemerintah Malaysia
Modus : Klaim
Keterangan : Menjadi iklan pariwisata Malaysia
Sumber : http://www.detiknews.com/read/2009/08/22/113525/1187644/10/seniman-bali-protes-klaim-tari-pendet-oleh-malaysia


Wah wah wah gila banet tuh yang nge-klaim, nggak ada ras malu yeah?

nih, kupersembahkan satu puisi untuk yang hobi nge-klaim>>>>>>>>>>>>>>>>

Si Parasit Kebudayaan
By: Tyo_anak Indonesia